Tembakau dua sisi mata uang


Tembakau = Anti Lintah
            Salah satu binatang yang suka bikin parno adalah lintah. Binatang penghisap darah initernyata bisakita lawan dengan tembakau ,lho. Karena kandungan nikotin dalam tembakau merupakan neurotoxin (racun yang menyerang system syaraf) yang sangat ampuhbuat melepaskan lintah atau serangga-serangga beracun lainnya.

Tembakau = Anti Karat
            Tembakau ternyata bisa mencegah karat pada besi, lho. Nikotin yang ada dalam tembakau mengandung banyak senyawa nitrogen yang punya pasangan electron bebas dan bisa mencegah pengaratan. Bahan ini bersifatmenghambat panas atau dikenal dengan inhibitor

Tembakau = Biofuel
            Tembakau bisa menghasilkan biofuel lebih efisiendibanding hasil pertanianlainnya. Sayangnya, sebagian besar minyak tembakau terkandung dalam biji atau benihnnya,yang jumlah produksinya masih sangat rendah, yaitu Cuma 600kg/ hektar. Maka para ahli melakukan rekayasa gen penghasil minyak nabati biji tembakau agar menghasilkan minyak yang optimal.dan kabarnya,   sekarang sudah ada rekayasa gen yang bisa menghasilkan 20 kali lipat minyak nabati tembakau, lho…

Tembakau = Zat Nikotin
            Sudah identik banget kalau tembakau itu punya kandungan nikotin tinggi. Zat inilah yang berbahaya buat tubuh. Nikotin bekerja secara langsung pada jantung untuk mengubah denyut jantung dan tekanan darah sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi, serangan jantung dan beberapa penyakit berbahaya lainnya.zat ini juga bekerja pada system syaraf yang mengendalikan pernapassan dan mengubah polanya. Bahkan konsentrasi nikotin yang tinggi bisa sangat mematikan. Faktanya, setetes pemurnian nikotin di lidah bisa membunuh orang. Dan ternyata, nikotin sudah berabad-abad dipakai sebagai pesrisida

Tembakau = Racun
            Kalau sebelumnya kita menganggap zat berbahaya dalam tembakau hanya nikorin, tapi masih banyak lagiyang lain. Ada sekitar 10 zat berbahaya di dalam tembakau, termasuk nitrosamines, yang jadi penyebab 19 jenis kanker.

Komentar

Postingan Populer