Berlabuh



Layaknya kapal 
Kau arungi samudera kehidupan ini
Kau tepis ombak besar
Kau hadang angin badai

Layaknya kapal
Kau terlalu kokoh untuk karam
Namun kau terlalu lemah 
Untuk terus berlayar

***

Malam itu aku masih bisa melihat matamu
Mata yang menahan rasa sakit
Mata yang pantang menyerah
Mata yang selalu meneduhkan hatiku

Tak rela rasanya ditinggalkanmu begitu saja
Tak rela rasanya melepasmu ke pelukanNya
Enggan kuucap kata perpisahan dari bibir ini
Enggan ku tinggalkan kau sendiri di dalam sana

Seminggu yang lalu kulihat kau terbujur kaku di atas ranjang
Terdiam bisu sambil menatap langit-langit kamar
Air mataku tak henti membasahi pipi
Sembari beroa demi kesembuhanmu

Aku salah meninggalkanmu
Aku salah untuk kembali ke rumah pagi itu
Aku ingin menemanimu saat itu
Aku ingin berterima kasih kepadamu

Untuk semua hal yang pernah kau ajarkan padaku
Untuk semua masakan terlezat yang pernah kau berikan padaku
Untuk semua tanaman yang kau urus dengan baik, aku iri dengan hal itu
Dan untuk kasih saying yang kau berikan padaku

***

Selamat jalan ibu(nenek)
Aku yakin kau berlabuh di tempat yang sangat indah
Dan aku yakin kau akan berada di tempat yang pantas disana…




RIP 
My Beloved and always be loving
Grandma
23 September 2012

Komentar

Postingan Populer