Ujian Hidup

Sekolah kebidanan memang tidak serumit sekolah kedokteran, ke-teknikan, keuangan maupun ke-desain-grafis-an *lah. Tapi sekolah kebidanan negeri seperti saya ini banyak memakan hati. Menurut opini saya, sekolah saya sekarang ini memiliki fasilitas yang baik, tenaga pengajar yang handal dan murid yang banyak. Dibalik semua hal tersebut, terdapat ke-pance-an yang tercipta karena mungkin kepenatan dalam belajar-mengajar, kurang efektifnya metode pembelajaran, terlampau sungkan antara mahasiswa dan dosen karena mungkin sudah diterapkan sistem 'senioritas' sejak dahulu kala hingga menyababkan banyak yang menyalah artikan 'senior' itu sendiri, lebih buruknya bahwa kami dididik seperti mendidik anak sekolahan, tidak terasa seperti mendidik mahasiswa (maaf di bagian ini, apa hanya saya yang merasa dididik sebagai siswa karena sistem SKS paket yang membebankan mahasiswa untuk berbuat lebih?).

Kalau mau dikeluhkan akan penuh isi postingan saya setiap hari yang berisi keluhan-keluhan saya selama sekolah disini. Belum berasa bahwa saya dididik di tempat ini sebagai mahasiswa. Mungkin ada saatnya nanti.

Saya butuh tempat baca yang nyaman, banyak ruang terbuka hijau, banyak tempat berdiskusi, banyak ruangan kosong untuk dipakai belajar bersama, perpustakaan yang baik, dosen yang open mind-ed, dan ruang terbuka hijau yang layak, lagi.

But, who the hell I am? No. I can grow even in the sea of mud, duh..

Komentar

Postingan Populer